Posted by: seohyeling | 21st Nop, 2009

Racauan[23], If Heaven AND Hell Never Existed

Jika surga dan neraka tak pernah ada, itu kata Chrisye. 2 konsep kehidupan setelah kematian yang ada dalam 5 agama besar di Indonesia. Surga, menawarkan segala kenikmatan, kedamaian, ketenangan lahir dan batin, kebahagiaan, kesenangan, intinya, segala hal yang positif sampai cabul pun ditawarkan oleh Surga. Neraka, justru menawarkan sebaliknya. Neraka diidentikkan dengan penderitaan, dengan kesulitan, siksaan, kekejian, darah, panas tak tertahankan, dahaga dan lapar berkepanjangan, pokoknya seram dan mengerikan.

Tetapi, pernahkah kita berpikir kedua konsep ini justru tak pernah membuat kita sebagai manusia bertindak dengan penuh ketulusan terhadap sesama kita? Begini, biarlah saya luruskan maksud saya.

Anda melihat seorang pengemis di jalan. Seorang kakek renta, dengan jenggot tak rapi, rambut berantakan tak tersisir, pakaian kumal. Apa yang terlintas di pikiran anda? Anggota sindikat pengemis? Atau malah terbersit rasa iba? Atau ketika anda menyumbang untuk korban bencana alam, apa yang pertama kali terlintas di pikiran anda sebagai alasan untuk menyumbang? Demi gengsi? Demi iming-iming amal baik untuk mempermudah jalan anda ke surga? Atau menyumbang karena memang ada yang bisa disumbangkan, dan ada momen yang tepat untuk menyumbang?

Saya tidak akan mengatakan kalau saya terlepas dari pikiran-pikiran macam itu. Saya menolong dengan pamrih tertentu, yaitu amal baik. Dan saya juga menolong dengan harapan amal baik itu akan kembali kepada saya. Tetapi coba kita bayangkan sebuah dunia yang tak mengenal konsep Surga dan Neraka. Sebuah dunia tanpa agama.

Akankah dunia itu menjadi damai, karena semua orang mengerti bahwa menyakiti itu tidak enak, sehingga tak ingin menyakiti orang lain? Akankah dunia itu damai, karena tak ada perang yang dipicu sentimen antar agama? Akankah dunia itu damai, karena tak ada iming-iming surga untuk setiap perbuatan yang dikatakan “baik”?

Atau akankah dunia itu hancur dengan peperangan karena tak ada neraka? Akankah dunia itu dikuasai oleh kekacauan karena tak ada neraka sebagai konsep abstrak untuk menakut-nakuti? Akankah dunia itu diisi dengan rangkaian kekerasan tanpa henti?

Tetapi, apabila manusia tak pernah mengenal konsep Surga dan Neraka, akankah kita kembali ke masa-masa barbar di mana sesama manusia saling bantai? Atau akankah kita memahami kalau konflik hanya melahirkan konflik lainnya? Atau yang lebih simpelnya, akankah kita menjadi lebih tulus dalam berbuat kebaikan bagi sesama kita manusia?

Semoga bisa menjadi bahan renungan kita di malam minggu ini. Daripada bengong nggak jelas ;)

NB : Terinspirasi dari obrolan bersama Hargyo aka Yoyo aka HTN, katanya dia single dan lagi nyari istri yang cerdas, ada yang mau? Lumayan tuh, lulusan master dari Taiwan :p

Responses

Ternyata dipost di sini juga…rrrr…kalo sampe gw dapet jodoh dari blog lu ini lu gw kasih gelas cantik Sist..haha

Leave a response

Your response:

anjing

Categories